Apakah Jual Beli Dinar dan Dirham itu Haram?

Banyak yang bertanya atau setidaknya ada rekan saya yang ragu atas diperbolehkannya jual beli emas atau dinar dikarenakan penganalogian dengan jual beli kurs valuta asing.Sebenarnya Jual beli valuta asing dan jual beli dinar adalah sama, karena keduanya dapat diperlakukan sebagai mata uang. Ini dikaitkan dengan dalil :


“Emas dijual dengan emas, perak dijual dengan perak, gandum dijual dengan gandum, sya’ir (salah satu jenis gandum)  dijual dengan sya’ir, korma dijual dengan korma, dan garam dijual dengan garam, (takaran/timbangannya) harus sama dan kontan. Barang siapa yang menambah atau meminta tambahan maka ia telah berbuat riba, pemberi dan penerima dalam hal ini sama.” (HRS Muslim)


“Janganlah engkau menjual emas ditukar dengan emas melainkan sama dengan sama, dan janganlah engkau melebihkan salah satunya dibanding lainnya. Janganlah engkau menjual perak ditukar dengan perak melainkan sama dengan sama, dan janganlah engkau melebihkan salah satunya dibanding lainnya. Dan janganlah engkau menjual salah satunya diserahkan secara kontan ditukar dengan lainnya yang tidak diserahkan secara kontan.” (Riwayat Al Bukhary dan Muslim)

Jadi selama jual beli valuta asing ataupun dinar dengan syarat kontan ( tidak ada penangguhan waktu ) maka hal ini diperbolehkan dan hal ini disepakati oleh Ulama dari Mazhab Fiqih.

1 8 9 10