Lupakan Dinar untuk Investasi !!!

Dulu jika ada yang ingin investasi dinar maka saya masih memperbolehkan, tapi sekarang saya justru tidak menganjurkannya, selama 10 tahun aktif di penjualan Dinar Dirham ( alhamdulillah sekarang sdh tidak), penggunaan Dinar hanya saya sarankan untuk rencana finansial jangka panjang semisal Haji, Umroh, atau untuk sekolah anak ke universitas yang tentunya memakan biaya tidak sedikit.

Jika niatnya investasi maka dapatkan untung sebanyak banyak, betul? Anda bisa berspekulasi jangka pendek dengan jumlah dinar yang lebih banyak sebagai leveraging, betul? anda investasi 1 dinar dibanding 100 dinar bukannya menguntungkan 100 dinar? Walhasil anda akan lebih menyimpan dinar itu sampai suatu saat anda menilai untung yang anda peroleh sesuai keinginan anda, Betul tidak?

Maka jangan salah jika pemilik Dinar sampai bertanya kok harga dinar gak naik naik, segitu segitu saja ? Kembali ke niat juga kalau untuk investasi tidak saya sarankan tapi kalau menabung saya sarankan. Kalau ingin investasi saya sarankan di sektor ril walaupun memang tidak mudah kita bersyirkah, selain faktor sistem, faktor akad dan lain lain butuh sikap yang prudent ( hati hati).

Terus dinar dan dirham untuk zakat, wakaf, sedekah ? yah silahkan saja kalau anda sudah punya dinarnya tp kalau belum yah jangan, anda jangan mempersulit lembaga amil zakat, lembaga sosial, toh mereka perlu rupiah juga untuk menyebarkannya, belum lagi potongan dinar juga besar, apalagi di daerah daerah. Jika ada yang mengatakan wajib berzakat dengan Dinar,yah silahkan saja, beli Dinar zakatkan toh sama amil zakatnya juga disebarkan dalam bentuk uang rupiah. Uang kertas pada saat ini diqiyaskan dengan Emas karena sebagai alat tukar walau kita tahu uang kertas itu bukanlah mata uang yang ideal.

Dinar dan Dirham untuk transksi jual beli ? Kalau ada yang punya sebaiknya hati hati dengan Undang Undang di negara ini , bahwa setiap transaksi perdagangan di dalam negeri diwajibkan menggunakan rupiah, tapi kalau anda keukeuh yah silahkan saja kalau memang anda istiqomah dengan pendapat ini, jangan sampai kejadian ada penggiat Dinar getol sosialisasi Dinar, Dinar harus begini begitu ketika dihadapkan persoalan hukum langsung melempem 🙂 .

Banyak Muslim tergelincir di masalah Dinar dan Dirham, berlebihan dalam memposisikan Dinar sampai Dinar itu solusi , Dinar itu mengembalikan kejayaan muslim tapi esensinya mereka hanya mengambil sebagian kecil dari Islam.

Trus bagaimana posisi kita memandang Dinar Dirham ? Dinar dan Dirham hanyalah wasilah, sebuah alat tidak lebih, Islam tidak berjaya dengan Dinar dan Dirham di hati umat Islam, tapi Islam berjaya jika Qur’an di hati mereka, Dinar dan Dirham di tangan mereka.

Please follow and like us:
error

Topic:

Just For You