Restorasi Dinar Bandung

Dari judulnya mirip mirip Tagline sebuah Parpol, tapi saya sendiri tidak ada afiliasi dengan mereka, cuma unik aja dinamakan Restorasi, biasanya restorasi itu mengarah kepada makna memperbaiki, seperti restorasi candi atau pemugaran, tapi kalau pakai kata pemugaran sepertinya lebay juga 😀 .

Kurang lebihnya begini, saya dulu ketika menjadi Agent Dinar banyak sekali kesalahan baik itu pemahaman atau memberikan high promise supaya dinarnya laku, disini saya merasa ketika sdh menjadi orang biasa ( bukan agent) lebih mudah dan lebih objektif, tapi jika ada anggapan mengapa tidak saat menjadi agent lebih objektif kok baru sekarang seakan bisa dikategorikan Barisan Sakit Hati.

Kalau BSH sih gak juga, karena hikmah sy dikeluarkan dr Agency maka tentunya saya bisa bebas dari syubhat yang saya pahami skrg seperti produk M-Dinar, jual beli di marketplace dan lain lain, tapi selain itu dengan BLOG saya ini, saya ingin menebus kesalahan saya, semoga Allah mudahkan dan Allah istiqomahkan, bahwasanya ada yang salah dengan pemahaman kita tentang Dinar dan Dirham, ada yg salah dengan muamalah Dinar Dirham, ada sikap Ghuluw tentang Dinar Dirham seperti Dinar adalah tujuan, Dinar adalah Solusi, Mengembalikan Kejayaan Islam dengan Dinar dan Dirham, tapi kita lupa bahwa Dinar dan Dirham hanyalah wasilah. Jangan sampai kita menjadikan Dinar bukan untuk menegakkan DIN tapi menjerumuskan ke NAR, dengan Dinar malah kita memperbanyak Dinar, menumpuk numpuk harta. Jadikanlah Dinar wasilah misal menabung untuk Haji atau Umroh, Dinar untuk sekolah Anak , Dinar untuk disedekahkan dan diwakafkan.

Bukan menjadikan Dinar sebagai Identitas pembeda, pemecah belah dan yang parah tentunya sampai menjual Ayat Ayat Allah demi Dinar Dirham.

Di Blog ini saya mengajak untuk bermuamalah yang baik, memiliki dan membeli Dinar dan Dirham sesuai Syariah dan tentunya ke depannya Dinar Dirham dibangun based on Open Community, Dinar bukan entitas dari Tokoh tertentu, wakala tertentu tapi milik bersama di dalamnya pengguna dapat manfaat.

Walhasil saya lebih enjoy ketika berada di luar jaringan walaupun saya masih sering diskusi di grup Agent, saya tidak dibatasi harus wala pada provider dinar tertentu.

Ke depannya banyak sekali yang ingin saya paparkan misalnya :

  • Apa saja yang dikeluhkan dari pengguna Dinar dan Dirham?
  • Mengapa Wakala menyebutkan istilah penukaran untuk membeli Dinar Dirham, bukan Jual Beli Mata Uang ( Sharf)?
  • Mengapa Wakala kadang menyebutkan nilai Dinar dengan Nilai Beli ?
  • Mengapa Dinar First tidak membuka khilafiyah gramasi dan karatase Dinar?
  • Mengapa Wakala menyebutkan Dinar selain Dinar keluaran mereka adalah Dinar yang “Sesat” ?
  • Benchmarking Emas Batangan dan Dinar
  • Konspirasi Uang Kertas, apakah ada juga di Emas ?
  • Sejarah Dinar dan Dirham, Sejarah penggunaan Dinar dan Dirham
  • Sejarah Uang
  • Fiqh Muamalah berkaitan dengan Dirham dan Dirham
  • Dan banyak lagi

Semua tentu jadi insight menarik buat kita dan semua opini adalah pendapat pribadi dan penelusuran beberapa sumber, sy harap anda semua dapat berperan aktif, membantah, mengomentari jika ada pendapat saya yang salah 🙂

Please follow and like us:
error

Topic:

Just For You