Bedah Perbedaan Property Syariah Cicilan Langsung ke Developer

Bolehkah Jual Beli Dinar dan Emas Melalui Marketplace ?
October 26, 2017
Mereka pun ( mungkin) Bosan dengan Dinar
November 14, 2017

Bedah Perbedaan Property Syariah Cicilan Langsung ke Developer

 

Saat ini booming property syariah langsung cicilan ke developer, saya pernah menjadi broker property walau saat ini sedang off. Mungkin dari 10 developer syariah hampir 80% cicilan langsung ke developer sisanya menggunakan Bank Syariah.
Kita telaah lebih dalam lagi perbedaannya apa sih dengan konvensional dan juga bank syariah yang kita kenal?

1. Tentu disebutkan bebas riba karena akad jual beli murobahah ( jual beli kredit) , tanpa denda ( tidak ada denda bila ada keterlambatan), ketiga tanpa sita ( jika default pembayaran maka tidak akan disita tapi dibantu menjualkan kembali, apa yang menjadi hak konsumen diberikan sesuai haknya dan begitu pula sebaliknya untuk developer). Akad ini sebenarnya sdh diadopsi oleh sebagian bank syariah dengan menghapus denda.

2. Tanpa BI Checking , mungkin ini kelebihannya bila seseorang ada masalah jika mencicil via Bank , bank syariah khususnya, mungkin akan terkena screening BI Checking walau tanpa BI Checking namun mereka developer pun mensyaratkan screening juga apakah calon pembeli memiliki kemampuan mencicil dsb

3. Biasanya terintegrasi dengan fasilitas yang islami misalkan ada masjid jami, rumah tahfidz, kolam renang khusus , bahkan karena berbasis komunitas islam sangat menguntungkan bagi calon pembeli yang benar benar ingin suasana islami.

4. Pajak pembeli dan biaya notaris bisa dibayar belakangan, ini saya kurang tau kelebihan atau kekurangan, tp kl misalnya anggaran terbatas yah cukup membantu juga.

Jika kita berbicara kelebihan maka kita pun objektif untuk kekurangannya :

1. DP yg dipatok besar sekitar 30% , jika developer yg bekerja sama dengan bank syariah DP bisa 10 %. Permasalahan DP tinggi karena berkaitan dengan cashflow serta kewajiban untuk melunasi lahan dalam tempo tertentu. Biasanya mereka mensiasati DP juga bisa dicicil cuma eksesnya waktu penyerahan kunci lebih lama.

2. Angsuran paling lama 10 tahun, jarang saya temukan cicilan hingga 15 atau 20 tahun. Untuk bank syariah bisa dicicil 20 tahun ( biasanya untuk karyawan )

3. Waktu serah terima kunci bisa lebih lama, karena itu bermain di cash flow bagaimana mulai membangun fasum dan pelunasan lahan, ada yg mulai dr DP dan cicilan masuk mencapai 50% harga mulai pembangunan. Waktunya bisa memakan waktu lebih dari 1 tahun. Jika kita mencicil via bank syariah biasanya ketika akad , pembangunan 6 bulan paling cepat.

Terus sebagai konsumen bagaimana ? Ini tips dari saya :

1. Pilihlah developer berpengalaman , minimal lahan sudah dalam penguasaan developer , di lokasi sdh ada umbul umbul dan sejenisnya , ini menandakan lahan sudah diakuisisi dengan baik walaupun pembayaran menggunakan term. Juga developer yang punya progress pembangunan, masa 6 bulan gak ada progress kan yg rugi konsumen juga.

2. Konsumen kritis terhadap status tanah apakah sudah diakusisi benar, apakah legalitas sudah benar ( bukan wilayah hijau, tidak ada sengketa, tidak ada sertifikat ganda) , karena banyak developer trial error, jual dulu ikat lahan urusan belakangan.

3. Pastikan kapan anda mendapatkan kepastian serah terima kunci, bs jadi ada masalah penjualan tidak capai target , maka waktu pembangunan molor.

Terakhir konsumen harus kritis, akad sesuai syariah pun tetap harus dipantau karena bisa jadi sisi dalam manajemen developer tidak sesuai syariah.
Semoga bermanfaat

Receive Updates

No spam guarantee.

Related Post

Panorama Land Jatinangor Bagaimana rasanya memiliki rumah dengan halaman luas ?? Wah menarik tuh apalagi kl desain rumahnya ekslusif banget seperti villa dan lokasinya str...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *