Ketika Dinar dan Dirham Harganya ( Baca : Buyback) Bergantung Kuitansi ????

Kemarin kemarin ada yg meminta kuitansi untuk pembelian dirham yang tidak saya penuhi karena alasannya untuk buyback harus ada kuitansi, nah disini tentunya merugikan pembeli karena dinar dan dirham jika ada apa apa harus pakai kuitansi spt dibuyback.

Padahal kalau mau jujur, dirham khususnya khamsa yg diterima adalah kemasan antam yang ada tulisan LBMA, dan informasi ini pun tidak banyak diketahui pengguna dinar dan dirham.

Padahal kalau mau jujur pun gak perlu pakai kuitansi karena pernah saya ulas di artikel lain bagaimana mereka penggiat dinar mensosialisasikan dinar kepada agennya spy jual beli harus divalidasi dengan kuitansi sedangkan pengalaman saya ada yg saya sarankan jual langsung ke pusat dan itu diterima tanpa ada kuitansi dan itu pun tidak beli dari saya.

Memang dinar telah kehilangan universalitasnya walaupun dibumbui wewangian atas nama Islam seperti sejarah Dinar dalam Islam tapi pada prakteknya malah menjadi produk terbatas, mau dijual ke sesama agen saja harus ada kuitansi, harus ada jaminan buyback, padahal perdagangan emas batangan gk ada spt ini sehingga secara alamiah jual beli pun berjalan atas dasar suply dan demand.

Gak ada cerita susah jual emas batangan karena memang tidak dibuat pembatasan sedangan di dinar kita banyak mendapatkan pembatasan. Salah ? Gak juga cuma ke depannya akan susah bersaing kecuali market yg memang fanatik terhadap dinar karena keterkaitan dengan Islam, walaupun dalam Islam tidak ada penjabaran yg memuliakan masalah dunia apalagi masalah DINAR.

Yang sdh punya dinar gimana? Yah simpan saja , karena apapun bentuknya emas batangan, perhiasan, dinar adalah tabungan untuk jangka panjang. Kalau cuma sekedar dapat selisih investasi yah baiknya dicari instrumen lainnya.

Receive Updates

No spam guarantee.

Related Post

Uang Kertas Biang Krisis? Ust. Muhammad  Arifin Badri "Untuk memasarkan Dinar, para penggiat mata uang ini menjamin Dinar tidak akan mengalami inflasi. Padahal, tahukah Anda...
Dinarku – Mana Dinarmu ?   Dinar dulu digunakan sebagai mata uang , walau saat ini bukan sebagai mata uang ( legal tender) tp dinar tetaplah uang menurut saya. Dinar is Ultim...
Open Dinar Pro – Produktifkan Dinar Anda- Open Dinar Pro - Produktifkan Dinar Anda-  Bagi pembaca atau pengguna dinarnya yang ingin memproduktifkan dalam perputaran jual beli dinar di kota Ba...
Tes Keaslian Dinar Yang Mudah dan Murah       Awal tahun 2008 saya pernah mencoba mengembangkan gelas ukur sederhana untuk tes keaslian Dinar menggunakan prinsip hukum Archimedes...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *