Dinar Riwayatmu Kini……(1)
March 11, 2017
Bagaimana Hukum Paytren ?
March 31, 2017

Dinar Riwayatmu Kini…. (2)

Kemarin kemarin website kami lupa diperpanjang.. Alhamdulillah sdh diperpanjang lagi.Kepikiran untuk tidak memperpanjang karena kesibukan di hal yang lain. Tapi sayang juga web ini sudah lama mengudara dengan berbagai macam kekurangannya :D.

Ok…Kami lanjutkan kemaren cerita cuap cuap tentang dinar.

Gak lanjut point ke 5 tapi ini himpunan cerita cerita seputar pertanyaan misalkan :

– Mengapa Dinar antam sebelum 2009 cetakan Wakala atau yg diedarkan Wakala tulisannya IMN dan setelahnya tertulis WIN , mengapa Gerai Dinar untuk dinar non kemasan hijau menerima yang tulisan IMN di sertifikat antamnya ?

– Mengapa dirham khamsa produksi Antam di Gerai Dinar diperjualbelikan yang tulisannya ada LBMA ?

– Mengapa ada dinar Gerai Dinar yang sertifikatnya putih itu ?

– Mengapa sesama penggiat Dinar saling boikot, baik itu IMN, WIN dan Gerai Dinar?

– Mengapa harga Khamsa itu 5 x harga dirham padahal cetaknya cuma 1 ( Ini sdh pernah dibahas juga )

– Mengapa Dinar itu 4,25 gram 22 K, kenapa gak 24 K saja ( sdh dibahas walau sekilas)

– Benarkan hadits hadits tentang dinar ( Ini sdh dibahas dan perlu kajian rajih, kalau sesuai hawa nafsu yah repot, ini dalil spy jualan dinar itu laku)

– Benarkan Uang kertas itu riba ( sdh dibahas) dan dinar itu tidak ada riba ( itu sdh dibahas juga)

– Mengapa dinar di antam itu bisa mahal sekali, bisa beda 10 % lebih?

– Mengapa dinar dinar itu harus ada sanadnya? Jika sanadnya diketahui maka bisa diterima jika tidak, maka tidak diterima, Ini salah satu doktrin yang diajarkan ke agen/wakala 🙂 .

– Mengapa sesama penggiat tidak saling menerima dinar dan dirhamnya?

– Apakah dinar dan dirham adalah perkara ushul , adanya dalil yg sangat jelas di dalam Al-Qur’an dan Al Hadits?

– dan banyak lagi……. 🙂 dan itu tidak perlu ada jawaban…

Syiar dinar itu harusnya dimulai fiqh muamalah , mengentaskan riba dengan ilmu, bukan dengan dinar, yg terjadi menjadikan dalil dalil supaya dinarnya laku, ambil dalil dalil buat barangnya laku. Padahal inti masalahnya saja tidak pernah tersentuh. Menakuti nakuti dengan krisis dsbnya, yang terjadi malah penumpukan dinar kan?

Itu yang saya rasakan sehingga saat ini saya tidak fokus pada penjualan atau pembelian dinar, lebih fokus pada apa sih yg terjadi mengenai dinar, apa sih problemnya dan itu juga kalau diberi waktu. Semoga bisa menjadi masukan ke depannya untuk perkembangan dinar, spt bitcoin banyak sekali antusiasme baik dr user, developernya, merchant dll.

Semoga bisa berlanjut… dan spt biasa disclaimer bahwa ini hanyalah opini, pembaca tidak diarahkan untuk mengikuti opini saya. Opini dibangun berdasarkan pengalaman tanpa terbebani bahwa saya skrg tidak berafiliasi dengan salah satu penggiat dinar.

Receive Updates

No spam guarantee.

Related Post

DINAR 22 K ATAU 24 K ? Sebelumnya saya sdh keliling keliling website mulai dari website milik pak Zaim dan juga milik Dinar First yang menerbitkan Dinar terbaru 24 K, sila...
Qirod Untuk Pengembangan Ekonomi Umat   Pada tanggal 16 Januari 2008 lalu saya menulis tentang perintah untuk memutar harta secara luas sebagai implikasi dari larangan melakukan sebalikn...
Uang Kertas Biang Krisis? Ust. Muhammad  Arifin Badri "Untuk memasarkan Dinar, para penggiat mata uang ini menjamin Dinar tidak akan mengalami inflasi. Padahal, tahukah Anda...
Cara Mudah UJi Kadar Emas Ala Archimedes Tulisan saya tentang memeriksa keaslian Dinar menggunakan hukum Archimedes dua hari lalu ternyata mengundang banyak sekali peminat. Hal ini mendorong ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *