Mengapa Harga Khamsa itu Tidak Harus 5 x Harga Dirham?


Dari dulu saya sebenarnya ada unek unek kenapa harga khamsa itu 5 x harga dirham padahal kl dilihat komponen cetaknya cuma satu kali..

Cekidot —

– Harga Perak Pasar Spot itu 16 USD/OZ Troy sekitar 7000 rupiah, tapi di pasaran kurang lebih 10.000 per gram

– Biaya Cetak dirham ambil saja asumsinya 30.000 – 90.000

– Untuk mencetak dirham maka terlalu mahal dengan harga jual yang dipatok cuma 70 ribu, yah ada untung tapi tipis setipis bulu 🙂 , sedangkan untuk khamsa jika harga jual 350.000, HPP itu di 180.000 – 240.000

– Untuk gerai dinar jika mereka tidak mencetak dirham karena memang alasan tidak profit, sedangkan jual khamsa masih profit, dan dijual lebih mahal pun karena ada jaminan buyback. Cuma jika dibanding koin perak 1 oz troy yang 31 gram itu harga di pasaran 400.000 – 450.000 , harga hitungan per gramnya lebih mahal khamsa, tapi kan premiumnya Gerai Dinar adalah jaminan buyback. Cuma untuk aplikasikan ke sektor ril spt beli barang dg dirham kurang bagus, kurang mencerminkan biaya ril perak dengan barangnya.

– Untuk wakala, saya nilai mungkin wajarnya karena harus subsidi pecahan pecahan dirham yang lebih kecil. Ada subsidi silang antara pecahan kecil dan besar. Sama seperti kasus di atas, nantinya terbentur dalam praktek jual beli barang dengan dirham, apakah barang senilai 350.000 pantas dibeli dengan khamsa, kalau saya jujur ogah terima, karena ditimbang dari harga perak, khamsa nilainya jauh di bawah 350.000

– Terakhir dr IMN, ada pecahan 10 dirham dan 5 dirham, harganya 201.000 untuk khamsa dan 377.000 untuk 10 dirham ( Asyrah Darahim), dari harganya biaya cetak dan margin tidak terlampau jauh,boleh dikata ideal dengan harga spt ini dan bisa subsidi ke pecahan kecil, apa mungkin bisa efesien atau memang mereka tidak mengejar profit.  Namun kendalanya saya dulu ingin beli adalah masalah stok, ini mungkin nanti saya coba tanyakan ke pihak IMN.

Idealnya dirham dicetak lembaga wakaf tidak berorientasi keuntungan sehingga tidak ada disparitas harga real perak yang ada di dirham dengan harga barang keumuman, nanti ini mempengaruhi pelaksanaan zakat, maksud hati zakat 1 khamsa senilai 350.000 tapi setelah dijual jatuh ke 150.000.

Pengelolaan dinar dan dirham secara perorangan cenderung opportunistik, kesannya gak jauh jauh kapitalis walau ada embel embel nama BMT karena BMT pun didirikan juga cuma pakai pinjeman ktp teman teman ( catatan pendirian BMT , saya disarankannya spt itu oleh penggiat Dinar terkenal di Indonesia).

Benar adanya jika DINAR terdiri dari dua kata DIN dan NAR , satu agama dan satu neraka, jika tujuannya cuma dunia siap dengan NAR nya, tapi jika ditujukan untuk akhirat maka DIN miliknya. Wallahulam.

Johan T Lukman

Receive Updates

No spam guarantee.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *