Grafiknya Aneh…..
December 21, 2016
Telaah Hadits Tentang Dinar Dirham
December 28, 2016

DINAR 22 K ATAU 24 K ?


Sebelumnya saya sdh keliling keliling website mulai dari website milik pak Zaim dan juga milik Dinar First yang menerbitkan Dinar terbaru 24 K, silahkan dibaca di bawah :

 

dan di antara mereka saling mengklaim bahwa satu yang sya’i yang sesuai fiqh dan yang lain ilegal, trus bagaimana pandangan saya :

1. Masing masing mengungkapkan hujjah (argumen)nya dan bisa diterima, namun kami belum menemukan ijma para ulama berkaitan dengan kadar dinar dan berat dirham, adanya perbedaan pendapat dan ini wajar jika terjadi di kalangan ulama dalam masalah cabang ( furu’) . Yang sering kita ketahui bahwa nishab zakat sudah menjadi jumhur dikenal sebesar 20 dinar, namun saat ini yang menjadi perbedaaan adalah karat, dan berat. Pertama ada yang berat 4,25 gram 22 K, kedua berat 4,25 gram 24 K, dan yang terakhir 4.44 gram 24 K. Dan perbedaan ini menjadi hal yang dibolehkan dan perbedaan spt ini disikapi dengan sikap tenggang rasa, sama hal yang berkaitan dengan masalah furu lainnya. Yang terjadi di antara mereka malahan adanya taklid terhadap mazhabnya masing masing, itu yang harus dihindari.

2. Saya menilai baik dinar 22 atau 24 jika digunakan sama baiknya, argumen dinar 22 K adalah karena durabilitasnya ( pencampuran 2 logam menghasilkan materi lebih kuar dibanding jika 1 logam) bisa diterima walaupun saya lebih sreg dengan dinar 24 K untuk kemudahan jual beli di masyarakat, karena harga jual kembali emas 24 K lebih baik dibanding 22 K yang dianggap seperti perhiasan. Ada yang mengatakan Dinar 24 K rapuh tapi bantahannya apakah dinar itu pindah dari tangan ke tangan sesering mungkin, makna mudah dibentuk bukan berarti rapuh, proses minting pun pengaruh pada kompaknya dinar tersebut.

3. Pihak IMN menjelaskan dengan adanya sanad dan metode penetapan dinar 24 K, sebenarnya mengapa tidak dilakukan di awal mereka mencoba sosialisasi dinar karena awalnya mereka pun sama pemahaman dengan WIN dan mereka mencetak dinar 22 K, Toh metode statistika di tahun 2000 sampai skrg apa ada perbedaan? sampel  gandumnya pun apa tahun 2000 dengan tahun skrg berbeda? , terus sampel koin koin dinar yang dahulu pun sudah ada kan ?  sanadnya juga sdh ada dari dulu, Yang terlihat bahwa IMN ingin berbeda dengan WIN, dan keduanya terlibat dengan fanatik golongan.

Saya apresiasi baik IMN dan WIN menyebarkan dinar untuk kemaslahatan umat, diputarkan untuk kegiatan umat, untuk zakat ataupun wakaf. Saya lihat dinar IMN yang skrg 24 K dan dirham barunya dibuat dengan swadaya wakaf dan itu bagus sekali, jauh dari kata ” Membisniskan Dinar”. Cuma kadang dari kacamata bisnis , dinar sudah kadung seolah alat investasi sehingga yang diinginkan adalah keuntungan berapa sih punya dinar jika disimpan cukup lama, berapa sih buybacknya dinar, dan terakhir memang seolah Dinar dipadankan dengan emas batangan yang kemudian tahu sendiri kan… bagaimana perkembangan dinar akhirnya stagnan…. Yang membisniskan Dinar pun akhirnya lebih banyak jual program yang tidak ada kaitan dengan dinar itu sendiri :D, wallahualam itu hanya analisis dan opini saya.

Receive Updates

No spam guarantee.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *