Uang Ideal = Perfect Money

Semua menginginkan memiliki uang yang ideal, ideal disini uang tersebut selain sebagai alat mengukur kekayaan juga terjaga nilainya sepanjang masa. Kita tidak akan membicarakan mengenai Dinar, Dirham, atau Fiat money seperti USD, GBP, CHF ataupun Euro, karena konsep uang ke depannya pun akan berubah seiring perkembangan jaman dengan seiring kebutuhan manusia di jaman akan datang yang tentunya berbeda dengan kebutuhan manusia di jaman sekarang.

Langsung to the point, saya tidak akan mengutip pendapat siapapun disini jikalau ada kesamaan bisa jadi kami memiliki visi yang sama mengenai apa itu uang yang Ideal.

Pertama, uang harus bersifat universal, dapat digunakan setiap orang di berbagai negara, berbagai strata masyarakat, baik itu pria atau wanita, tua atau muda, kaya atau miskin.

Kedua, jenis uang tersebut dapat diakses oleh siapapun, bukan milik kelompok tertentu yang dapat mempermainkan nilai akan uang tersebut. Uang ini tidak tersentralisasi dan terautorisasi oleh lembaga keuangan ke depannya.

Ketiga, uang tersebut dapat dibagi ke dalam unit paling kecil, misalkan hingga mikro ataupun nano, seumpamanya.Ketika kita akan membeli permen ataupun hal yang remeh temeh itu tidak akan menjadi masalah ke depannya.

Keempat, uang ini mudah bertempat pindah antar pengguna atau dalam bahasa kerennya peer to peer dan tidak memerlukan pihak ketiga sebagai penampung uang tersebut. Uang tersebut ada dalam dompet digital dan kita akan mudah mentransfer kapanpun dananya dan kepada siapapun tanpa ada hambatan berarti.

Kelima, uang ini harus memiliki daya tahan yang tinggi dan mudah dilacak-trace kepemilikannya, sehingga tidak ada istilah uang tanpa tuan. Uang ini diilhami dengan oleh hadits Rasulullah bagaimana mengetahui derajat hadits dari jalur periwayatannya atau sanadnya. Uang ini bisa ditelusuri dari mana awalnya uang ini berasal.

Keenam, uang ini jumlahnya terbatas sehingga tidak ada pihak yang seenaknya menggandakan, membuat, memanipulasi jumlahnya.

Ketujuh, uang ini memiliki sistem keamanan yang canggih, seperti poin kelima, dia terenskripsi namun dapat ditelusuri. Jikalaupun uang anda dicuri maka dengan mudah anda menelusuri uang anda kemana.

Kedelapan, uang ini dilengkapi fitur anti riba, artinya jikalau dalam history uang ini ada praktek riba maka uang tersebut akan dikembalikan kepada pemiliknya.

Menarik bukan? Bisa jadi ini menjadi barrier yang sangat tinggi mengingat jika ada uang ini maka banyak hal yang terjadi seperti di dunia ini tidak akan ada bank lagi yang berdiri,tidak ada praktek jual beli uang lagi, tidak ada rentenir karena pendapatan mereka otomatis kembali kepada pemiliknya, tidak ada lagi emiten dari sektor perbankan di pasar saham, analisis perbankan mengambil pensiun, dan tidak ada lagi yang menikmati posisi gubernur bank dengan gaji mentereng 😀 .

Hal ini mustahil kah? Kl bukan di jaman kita terjadi maka di jaman akan datang bisa terjadi.

Receive Updates

No spam guarantee.

Related Post

Dinar Dalam Pecahan Kecil, Mengapa Tidak…?     Sebenarnya Dinar dalam satuan kecil seperti ¼ Dinar; ½ Dinar dlsb. bukan tidak mungkin diproduksi, hanya saja biaya produksinya men...
Mengenal Riba Fadhel (Riba Penambahan)/Riba Pernia... Sahabat Ubadah bin Shamit radhiallahu ‘anhu meriwayatkan dari Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, "Emas dijual dengan emas, perak dijual den...
Dinarku – Mana Dinarmu ?   Dinar dulu digunakan sebagai mata uang , walau saat ini bukan sebagai mata uang ( legal tender) tp dinar tetaplah uang menurut saya. Dinar is Ultim...
Hukum Membeli Emas Di Pegadaian Mimpi ngobrol dengan ustadz Abduh , diskusi tentang beli emas di pegadaian, yg bisa dimulai 0.01 gram tapi baru bs diambi emasnya kalau sdh 5 gram. ...