Qirod Untuk Pengembangan Ekonomi Umat

 

Pada tanggal 16 Januari 2008 lalu saya menulis tentang perintah untuk memutar harta secara luas sebagai implikasi dari larangan melakukan sebaliknya di Ayat Al-Quran 59:7 “….agar harta itu jangan hanya beredar diantara orang-orang kaya diantara kamu…”.

Di tulisan tersebut juga saya ungkapkan bagaimana teori kwantitas khususnya persamaan pertukaran atau equation of exchange M x V = P x Q (dimana M = jumlah uang, V= perputaran uang ; P = tingkat harga dan Q = jumlah barang dan jasa) apabila diterapkan dalam ekonomi yang bebas riba akan dapat memakmurkan umat.

 

Pada tulisan kali ini saya ingin memberikan contoh kecil bagaimana konsep harta berputar ini kita coba terapkan di System Qirad yang telah kita perkenalkan sebelumnya. Insyaallah kita akan dapat melihat betapa dasyatnya ayat-ayat Allah apabila benar-benar dapat kita terapkan – meskipun masih dalam skala kecil.

 

Mari kita gunakan persamaan pertukaran tersebut diatas untuk membandingkan dua kondisi berikut.

 

Pertama Anda memiliki uang satu Dinar (M=1) dan disimpan dalam satu tahun (V=1), anggap tingkat harga pada satu satuan (P=1), ekonomi yang berhasil Anda putar dengan 1 Dinar Anda dalam satuan ekonomi (barang atau jasa) juga bernilai satu (1 x 1 = 1 x M). Satu Dinar yang berputar sekali dalam satu tahun menggerakkan satu satuan ekonomi – yaitu produksi 1 keping Dinar itu sendiri.

Qirad 1Pada kondisi kedua mari kita ubah kecepatan perputarannya, V tidak lagi satu melainkan enam artinya satu Dinar Anda berputar sekali dalam 2 bulan. Maka satuan ekonomi yang berhasil diputar oleh uang Anda akan menjadi 6 (1 X 6 = 1 x M ) – yaitu produksi 6 keping Dinar.

 

Karena program Qirad yang kita perkenalkan baru program Qirad terbatas yaitu untuk pengadaan Dinar, maka setiap keping Dinar yang Anda Qiradkan insyaallah dapat membantu tercetaknya 6 keping Dinar yang dibutuhkan orang lain. Lihat ilustrasi disamping untuk menggambarkan hal ini. Bagaimana kalau ada 1,000 Dinar di Qirad-kan ?, bagaimana pula apabila ada 1,000,000 Dinar di Qirad-kan ?. Hari-hari ini Dinar lagi murah, jadi insyaallah akan lebih banyak Dinar yang bisa kita produksi dari uang fiat kita yang kita pakai untuk memproduksi Dinar – selagi uang fiat kita masih bernilai tinggi.

 

Dari sini sebenarnya tidak terlalu sulit bagi kita untuk membayangkan (atau lebih tepatnya mem-visi-kan), bagaimana Dinar akan kembali berada di tengah umat bersamaan dengan kesadaran umat untuk mengamalkan tuntunan Agama ini dengan sungguh-sungguh. Jadi bukan jumlahnya yang penting, perputarannya-lah yang lebih penting. Perintah Allah juga bukan memperbanyak harta – tetapi perintah untuk memutarnya.

 

Tentu tidak hanya berhenti disini, dalam waktu yang tidak terlalu lama insyaallah kita akan dapat memilih program investasi riil yang dapat didanai dengan System Qirad ini. Sejak kita perkenalkan Qirad akhir bulan lalu, setidaknya saya sudah bertemu dengan dua kelompok usaha yang sangat mungkin didanai dengan system Qirad ini.

 

Kelompok usaha pertama adalah usaha dibidang pangan organik; ini produk masa depan karena masyarakat semakin concern terhadap kesehatan dan upaya untuk mempertahankannya.

 

Kelompok usaha kedua adalah terkait dengan tulisan saya tanggal 13/3 tentang Kenaikan Harga dan Kelangkaan…, yang antara lain mengulas potensi tenaga angin.

 

Atas scenario Allah juga, dalam kesempatan saya bertemu dengan salah satu gubernur negeri ini – saya ditemui bersama seorang pengusaha besar yang sudah memproduksi pembangkit listrik tenaga angin skala kecil dan menengah. Yang kita teorikan…bahkan ternyata sudah dibuat di negeri ini…!.

 

Meskipun dua usaha tersebut sangat potensial, saya tidak buru-buru untuk merekomendasikan untuk Anda Qirad-kan kesana dana Anda – sampai saya sendiri mengenal betul mereka dan usahanya. Saya akan me-review dahulu untuk beberapa lama sampai saya benar-benar yakin bahwa ini investasi yang baik – dunia akhirat- , baru setelah itu saya akan tawarkan dalam bentuk Qirad terbatas pada pembaca yang punya minta pada usaha-usaha tersebut. Begitu seterusnya insyaallah untuk usaha-usaha lain sampai Dinar benar-benar memutar ekonomi umat.

 

Jalan masih panjang, namun setelah kita melakukan apa yang kita tahu – Insyaallah Allah akan selalu membimbing kita dan memberi petunjuk atas hal yang kita belum tahu. Wallahu A’lam.

Ditulis oleh Muhaimin Iqbal (geraidinar.com)

Receive Updates

No spam guarantee.

Related Post

Hukum Membeli Emas Di Pegadaian Mimpi ngobrol dengan ustadz Abduh , diskusi tentang beli emas di pegadaian, yg bisa dimulai 0.01 gram tapi baru bs diambi emasnya kalau sdh 5 gram. ...
Mas Dino dan Ke’WARA’annya Saya belum minta izin ke beliau tapi kalaupun izin sepertinya tidak diizinkan, karena beliau bukan tipe orang yang suka pujian, tp saya gak bisa men...
DINAR 22 K ATAU 24 K ? Sebelumnya saya sdh keliling keliling website mulai dari website milik pak Zaim dan juga milik Dinar First yang menerbitkan Dinar terbaru 24 K, sila...
Mengenal Hukum Uang Kertas (2/2) Bila hal ini telah jelas, maka berikut beberapa fatwa Komite Tetap untuk Riset Ilmiyyah dan Fatwa Kerajaan Saudi Arabia, seputar permasalahan jual...